Infrastruktur jalan dinilai krusial untuk menjaga kelancaran mobilitas orang dan distribusi barang.
BACA JUGA:Wagub Cik Ujang Optimis Jembatan Musi V Fungsional Saat Mudik Lebaran 2026
BACA JUGA:Percepat Flyover Muara Enim, Sekda Sumsel Tekankan Kepastian Hukum dan Sinergi Lintas Instansi
Isu lintasan sebidang kereta api juga menjadi perhatian.
Pemerintah pusat mendorong pembangunan flyover guna mengurangi kemacetan, meningkatkan keselamatan, dan menekan biaya logistik.
Di sektor pertanian, penyelesaian Bendungan Tiga Dihaji di Kabupaten OKU Selatan dinilai strategis untuk meningkatkan produktivitas dan ketahanan pangan.
Bendungan tersebut akan memperkuat jaringan irigasi dan mendukung peningkatan indeks pertanaman.
BACA JUGA:Sekda Sumsel Tekankan Pengelolaan Sumber Daya Air Berkelanjutan
BACA JUGA:Dipercaya jadi Tuan Rumah Rakornas TPIP, Gubernur Herman Deru: Bukti Prestasi Sumsel
Gubernur Herman Deru dalam kesempatan itu menegaskan bahwa penyelesaian bendungan akan berdampak signifikan terhadap peningkatan produksi gabah Sumsel.
Ia optimistis produksi bisa melampaui lima juta ton per tahun jika proyek tersebut rampung.
AHY memastikan bahwa pembangunan proyek-proyek tersebut akan melibatkan koordinasi lintas kementerian, mulai dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan, hingga Kementerian ATR/BPN terkait kesiapan lahan.
Menurutnya, pembangunan infrastruktur harus sejalan dengan visi Asta Cita dan arahan Presiden Prabowo Subianto, yakni memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
BACA JUGA:Sekda Sumsel Tekankan Pentingnya SIPD RI untuk Transparansi dan Akurasi Keuangan Daerah
Melalui kolaborasi erat antara Pemerintah Pusat dan daerah, percepatan pembangunan infrastruktur di Sumatera Selatan diharapkan mampu memperkuat konektivitas, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.