Gubernur Herman Deru Lakukan Sidak untuk Cegah Pengoplosan LPG

Jumat 23-01-2026,20:15 WIB
Reporter : Citra
Editor : Andre

OGAN ILIR, ENIMEKSPRES.CO.ID - Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melakukan inspeksi mendadak (Sidak) ke PT Pirantinusa Energi Persada di Rambutan, Kabupaten Ogan Ilir, Kamis 22 Januari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai respons cepat atas terungkapnya kasus pengoplosan gas LPG bersubsidi 3 kilogram ke tabung LPG 12 kilogram di wilayah Palembang.

Gubernur Herman Deru menilai praktek pengoplosan gas sangat merugikan masyarakat, khususnya warga kurang mampu yang seharusnya menjadi penerima manfaat gas LPG bersubsidi.

Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi Sumsel berupaya memastikan bahwa seluruh rantai distribusi LPG berjalan sesuai aturan dan tidak disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

BACA JUGA:Kejari Muara Enim Awasi Pendistribusian LPG Bersubsidi

BACA JUGA:Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Terkait Keselamatan Penggunaan LPG

PT Pirantinusa Energi Persada merupakan anak perusahaan PT Sumsel Energi Gemilang yang memperoleh pasokan LPG dari PT Pertamina Patra Niaga.

Di fasilitas tersebut, gas LPG diproses di SPPBE sebelum didistribusikan ke agen-agen resmi yang telah terdaftar secara legal.

Dalam kunjungannya, Gubernur Herman Deru meninjau langsung proses pengisian tabung gas, mulai dari tahap penimbangan hingga pengamanan tabung.

Peninjauan dilakukan bersama Direktur PT Radekatama Pirantinusa, Deddy Nugraha serta sejumlah pejabat OPD Provinsi Sumsel.

BACA JUGA:Pipa Gas Milik Pertamina di Desa Gunung Raja Muara Enim Bocor, Diduga Ini Penyebabnya

BACA JUGA:Jalan Khusus Batu Bara Mulai Beroperasi, Pemprov Sumsel Perketat Pengawasan

Herman Deru menyampaikan keterlibatan Pemprov Sumsel dalam perusahaan tersebut menjadi alasan penting dilakukannya pengawasan secara langsung.

Ia menegaskan bahwa akurasi takaran gas dan kepatuhan terhadap prosedur menjadi kunci dalam menjaga kepercayaan masyarakat.

“Jangan sampai masyarakat dirugikan, baik dari sisi jumlah isi gas maupun ketersediaannya di lapangan,” ujar Herman Deru.

Kategori :