260 Pengurus Koperasi Muara Enim Tunggu Arahan Pusat
KDMP Ujan Mas Baru masih menunggu arahan pusat. Foto : Istimewa--
MUARA ENIM, ENIMEKSPRES.CO.ID - Setelah pengurus dan pengelola koperasi di Kabupaten Muara Enim mendapat pembekalan peningkatan kompetensi melalui Pelatihan Tata Kelola dan Pembukuan Koperasi serta Fasilitasi Kemitraan Usaha Tahun 2026.
Kini 260 Pengurus Koperasi Muara Enim menunggu arahan pusat.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Muara Enim, Syarifudin, mengatakan peningkatan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) pengurus menjadi bagian penting dalam mewujudkan koperasi yang profesional, efektif, transparan dan akuntabel.
"Untuk pembangunan koperasi ada yang masih proses dan ada juga yang selesai seperti Ujan Mas Baru, Harapan Jaya, Saka Jaya, dan Bitis," ujar Syarifudin belum lama ini.
BACA JUGA:260 Pengurus Koperasi di Muara Enim Dibekali Tata Kelola Kemitraan Usaha
BACA JUGA:Pemkab Muara Enim Komitmen Sukseskan Koperasi Merah Putih
Dijelaskanya, koperasi diharapkan mampu memperluas jaringan usaha dan membuka akses terhadap pasar maupun sumber daya melalui kerja sama dengan berbagai pihak.
Sebab koperasi tidak hanya berfungsi sebagai wadah untuk meningkatkan kesejahteraan anggota, tetapi juga berperan dalam memperkuat perekonomian masyarakat, membuka kesempatan usaha, menciptakan lapangan pekerjaan serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Terpisah, Ketua KDMP Ujan Mas Baru, Andi Candra, mengungkapkan pembangunan gedung koperasi di wilayahnya telah mencapai 100 persen.
"Namun, proses serah terima belum dilakukan karena masih terdapat beberapa perbaikan, seperti kebocoran di sejumlah titik," ujar Andi, Kamis 8 Oktober 2026.
BACA JUGA:Rekrut 256 Manajer Koperasi Desa Merah Putih, Pemkab Muara Enim Tunggu Arahan Pusat
BACA JUGA:Tingkatkan Kompetensi SDM Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di 4 Kecamatan dalam Muara Enim
Andi berharap, setelah gedung koperasi resmi diserahterimakan, pemerintah dapat segera menyalurkan bantuan untuk mendukung operasional unit usaha.
"Sudah 100 persen termasuk sarana, namun masih menunggu arahan selanjutnya. Tentunya, kami ingin koperasi ini segera berjalan sehingga manfaatnya bisa langsung dirasakan oleh anggota dan masyarakat," katanya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
