Wamenaker Ajak Generasi Muda Optimalkan Potensi Digital di Sektor UMKM
Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor. Foto : Istimewa--
JAMBI, ENIMEKSPRES.CO.ID - Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor, menegaskan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) UMKM merupakan pilar ekonomi nasional yang terus tumbuh dan berkembang, namun masih sering dipandang sebelah mata.
Hal ini disampaikannya saat membuka Bhayangkara Presisi Job Fair dan Bazaar UMKM Polda Jambi di Kota Jambi.
Wamenaker menegaskan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) UMKM merupakan pilar ekonomi nasional yang terus tumbuh dan berkembang, namun masih sering dipandang sebelah mata.
Afriansyah menepis stigma bahwa UMKM hanyalah tempat pelarian bagi pencari kerja yang ditolak oleh korporasi besar.
BACA JUGA:Wamenaker: Keterlibatan Serikat Pekerja Penting dalam Penyempurnaan Regulasi Ketenagakerjaan
BACA JUGA:Wamenaker: Pelatihan Vokasi Tak Boleh Sekadar Formalitas, Harus Perluas Peluang Kerja
Menurutnya, UMKM adalah inkubator karier terbaik yang memaksa pekerja untuk menjadi kreatif, adaptif, dan solutif di tengah keterbatasan.
"Masa depan ekonomi kita tidak hanya digantungkan pada segelintir perusahaan besar, melainkan pada jutaan UMKM yang bergerak lincah di akar rumput. Kepada generasi muda, jika pintu korporasi besar belum terbuka, tengoklah kanan-kiri Anda. Ada banyak UMKM berkembang yang butuh pikiran segar dan keahlian digital Anda," ujar Afriansyah.
Wamenaker memberikan apresiasi penyelenggaraan Job Fair yang digelar menyambut Hari Bhayangkara ini sebagai langkah taktis untuk menjaga daya beli masyarakat.
"Job Fair ini sekaligus memastikan stabilitas nasional tetap terjaga melalui penguata n ekonomi keluarga," katanya.
BACA JUGA:Wamenaker: Audit K3 Tak Boleh Ditawar, Ini Soal Nyawa dan Nasib Usaha
BACA JUGA:Wamenaker Minta Perusahaan Konsisten Jalankan Norma Ketenagakerjaan Agar Pekerja Terlindungi
Ia menyebut langkah Polda Jambi sebagai perwujudan esensi tertinggi Bhayangkara, yaitu Rastra Sewakotama (Abdi Utama bagi Nusa dan Bangsa).
"Ketika institusi kepolisian membuka ruang selebar-lebaranya untuk memfasilitasi pertemuan antara penyedia dan pencari kerja, ini adalah langkah preventif terbaik. Ini bentuk penegakan hukum dalam dimensi paling mulia, yaitu mencegah ketimpangan sosial," tambahnya.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: