Gubernur Herman Deru Tegaskan Komitmen Infrastruktur dan Pembangunan SDM
Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan penggantian Jembatan Air Serami saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU). Foto : Istimewa--
OKU, ENIMEKSPRES.CO.ID - Gubernur Sumsel H. Herman Deru meresmikan penggantian Jembatan Air Serami saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Lubuk Rukam, Kecamatan Peninjauan, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Kamis siang 26 Februari 2026.
Pada kesempatan itu, ia menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur di wilayah OKU sekaligus menyerahkan bantuan beras kepada masyarakat.
“Saya ucapkan terima kasih karena selama pembangunan di OKU berjalan lancar dan terjaga dengan baik, hampir tidak ada keluhan. Sebelum tahun 2019, jalan ini hancur lebur. Sekarang sudah lancar. Kalau ada kerusakan sedikit, langsung kita benahi. Ini semua semata-mata untuk kepentingan masyarakat,” kata Herman Deru.
Ia mengingatkan jajaran Pemerintah Daerah agar proaktif menyampaikan kebutuhan masyarakat secara resmi.
BACA JUGA:Gubernur Herman Deru Lepas Jenazah Alex Noerdin Secara Kedinasan, Sumsel Berduka
BACA JUGA:Letakkan Batu Pertama Overpass Batu Bara, Gubernur Herman Deru Dorong Pengelolaan SDA Berkelanjutan
Dengan luas wilayah Sumsel yang hampir 3 kali Provinsi Jawa Tengah, informasi yang tidak tersampaikan akan menyulitkan Pemerintah Provinsi dalam melakukan tindak lanjut.
“Kalau ada persoalan, jangan hanya disampaikan di media sosial. Buat surat resmi agar petugas bisa datang dan menindaklanjuti,” tegasnya.
Selain infrastruktur, Herman Deru juga menyoroti pentingnya menjaga adat dan kearifan lokal di tengah kemajuan teknologi informasi.
Ka menyebut Desa Lubuk Rukam sebagai desa yang kuat mempertahankan budaya gotong royong.
BACA JUGA:Herman Deru Sampaikan Duka Atas Wafatnya Mantan Gubernur Sumsel Alex Noerdin
BACA JUGA:Menhub Apresiasi Kesiapan Sumsel Hadapi Angkutan Lebaran 2026, Perbaikan Jalan Dituntaskan H-10
“Boleh desa ini maju, tetapi tetap teguh memegang adat istiadat. Jangan mudah tergoda budaya asing. Budaya luar datang lewat telepon genggam, dan itu harus kita saring,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan peran tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam membentengi generasi muda dari ancaman narkoba serta pentingnya penanganan stunting.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber:
