AirNav Indonesia Tingkatkan Pelayanan Navigasi Bandara Lede Kalumbang
AirNav Indonesia melakukan peningkatan pelayanan navigasi penerbangan di Bandar Udara Lede Kalumbang, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT). Foto : Istimewa--
TANGERANG, ENIMEKSPRES.CO.ID - AirNav Indonesia melakukan peningkatan pelayanan navigasi penerbangan di Bandar Udara Lede Kalumbang, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Dari Aerodrome Flight Information Service (AFIS) menjadi Aerodrome Control Tower (ADC/TWR).
Peningkatan layanan ini efektif diimplementasikan, pada 22 Januari 2026.
Dalam keterangan resminya yang dirilis Senin, 26 Januari 2026, Direktur Utama AirNav Indonesia Capt. Avirianto Suratno, mengatakan upaya ini sebagai bagian dari komitmen AirNav Indonesia dalam meningkatkan keselamatan, keamanan, dan efisiensi operasional penerbangan nasional.
BACA JUGA:Kemenkeu Tegaskan Hoaks Isu Menkeu Purbaya Tertipu Bank Himbara
BACA JUGA:Lanjutkan Konservasi Pesisir, PTBA Tanam 40 Ribu Bibir Mangrove di Lampung Timur
Dijelaskan, AFIS merupakan pelayanan navigasi penerbangan yang sepenuhnya memberikan informasi lalu lintas dan kondisi bandara kepada pilot tanpa kewenangan pengendalian langsung.
Dengan peningkatan menjadi layanan Tower (ADC/TWR), petugas Air Traffic Controller (ATC) memiliki kewenangan pengendalian aktif terhadap pergerakan pesawat di darat maupun di udara sekitar bandara.
”Sehingga pengaturan lalu lintas penerbangan yang dilakukan oleh ATC dapat dilakukan secara lebih terstruktur, aman, dan efisien,” ungkapnya.
Avirianto menyampaikan, peningkatan pelayanan ini merupakan bagian dari strategi nasional AirNav Indonesia dalam memperkuat keselamatan penerbangan di seluruh wilayah Indonesia, termasuk daerah yang terus berkembang seperti Sumba Barat Daya.
BACA JUGA:Lebih Dari Dua Dekade Melantai di Bursa Efek Indonesia, Harga Saham BBRI Telah Naik 48 Kali
BACA JUGA:Bukit Asam Raih Juara I Kategori Perusahaan Go Publik Non Keuangan di Annual Report Awards 2024
Pengoperasian layanan Tower tidak hanya mencerminkan peningkatan kapasitas layanan, tetapi juga kesiapan sumber daya manusia, sistem, serta fasilitas navigasi penerbangan.
Diketahui, Bandara Lede Kalumbang sebelumnya bernama Bandara Tambolaka.
Cek Berita dan Artikel lainnya di Google News
Sumber: